Terkini

Diduga Keracunan Makanan, Pengawas Kontraktor BRI Praya Dilarikan ke Fasilitas Medis

Lombok Tengah, NTB _
Seorang pria bernama Amir Hamzah, yang diketahui bekerja sebagai pengawas kontraktor proyek di BRI Cabang Praya, diduga mengalami keracunan makanan di sebuah rumah kost yang berada tepat di depan Kantor BPBD Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (25/1/2026).

Peristiwa tersebut bermula saat korban mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan kemasan jenis “Lengka” yang diduga berasal dari wilayah Jawa Barat. Kondisi korban yang memburuk kemudian diketahui oleh warga sekitar, hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat Polsek Praya, Lombok Tengah, langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menduga sumber keracunan berasal dari makanan kemasan yang dikonsumsi korban.

Meski demikian, aparat masih melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Kami menelusuri asal-usul makanan, jalur distribusinya, serta kemungkinan adanya kandungan berbahaya,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi.

Penanganan cepat yang dilakukan aparat kepolisian mendapat apresiasi warga sekitar.

Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa kasus ini membutuhkan pemeriksaan lanjutan, termasuk uji laboratorium terhadap sisa makanan yang dikonsumsi korban, serta pengecekan standar keamanan pangan produk tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan kemasan, terutama produk yang tidak jelas izin edar, masa kedaluwarsa, dan standar keamanannya, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam penanganan medis, sementara pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

Redaksi

H.SUJAYADI

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button