Miris, Murid dan Guru SDN 2 Bodak Terpaksa Turun Bersihkan Drainase Dinas Terkait Dinilai Abai, Anak Sekolah Dipaksa Atasi Masalah Infrastruktur

TribuanaCakrawalaNusantara.com | Lombok Tengah – NTB
Kondisi memprihatinkan terjadi di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bodak, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.
Murid-murid bersama para guru terpaksa turun langsung membersihkan drainase yang tersumbat lumpur dan sampah demi membuka jalur kelancaran arus air.
Fakta di lapangan menunjukkan, bukan masyarakat umum, melainkan anak-anak sekolah dan tenaga pendidik yang mengambil alih pekerjaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab dinas teknis pemerintah daerah.
Pantauan Tribuana Cakrawala Nusantara memperlihatkan murid dan guru membersihkan parit, menggali endapan lumpur, serta mengarahkan aliran air agar tidak meluap ke halaman sekolah dan badan jalan.
Tindakan tersebut dilakukan karena drainase yang rusak dan dangkal dibiarkan tanpa penanganan resmi, meski berada tepat di depan fasilitas pendidikan.
Kondisi ini memunculkan keprihatinan serius.
Anak-anak seharusnya belajar di ruang kelas, bukan bekerja membersihkan saluran air berlumpur.
Lebih jauh, aktivitas tersebut berisiko terhadap keselamatan siswa, mengingat saluran air terbuka, licin, dan berpotensi membawa kuman penyakit.
Situasi ini menegaskan adanya kelalaian pemerintah daerah, khususnya dinas yang membidangi pekerjaan umum dan pengelolaan lingkungan, dalam menjalankan fungsi pemeliharaan infrastruktur dasar.
Drainase sekolah seharusnya menjadi prioritas, bukan justru dibiarkan hingga pihak sekolah turun tangan sendiri.
Tribuana Cakrawala Nusantara menilai, kondisi ini tidak bisa ditoleransi.
Negara tidak boleh abai hingga murid dan guru menjadi “petugas darurat” infrastruktur akibat pembiaran berkepanjangan.
Pemerintah daerah didesak segera melakukan:
– Normalisasi dan pengerukan drainase secara menyeluruh
– Perbaikan struktur saluran air yang menghambat aliran
– Evaluasi kinerja dinas terkait atas pembiaran yang berdampak langsung pada keselamatan siswa
Jika tidak segera ditindaklanjuti, maka kejadian ini patut dianggap sebagai peringatan keras atas buruknya tata kelola infrastruktur pendidikan di daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi maupun tindakan nyata dari dinas terkait terkait kondisi drainase di depan SDN 2 Bodak.
Redaksi/H.sujayadi




